Tampilkan postingan dengan label Weight Management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Weight Management. Tampilkan semua postingan

Berat Badan Pria Lebih Mudah Turun Daripada Wanita

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Baik pria maupun wanita, banyak yang berjuang untuk menurunkan berat badannya. Namun mengapa pria lebih mudah menurunkan berat badan? Ini dia alasannya.

Secara alami, pria membakar lebih banyak kalori dibandingkan wanita dalam kesehariannya. Hal inilah yang menjadi faktor utama mengapa pria lebih mudah menurunkan berat badannnya ketimbang wanita.

Selain itu, Pria juga memiliki otot yang lebih banyak dan jaringan lemak yang lebih sedikit. Lemak dalam tubuh pria berkisar antara 10 hingga 15 persen, sedangkan wanita 20 hingga 25 persen, seperti yang dikutip dari sofeminine.

Jika Anda melakukan diet yang sama dengan pasangan, jangan heran jika si dia lebih cepat mengalami penurunan berat badan. Kedua faktor di atas membuat pria lebih cepat menurunkan berat badannya hingga 25 kali dibandingkan wanita.

sumber:http://us.wolipop.com/read/2010/11/25/083250/1501890/849/berat-badan-pria-lebih-mudah-turun-daripada-wanita?w992201835

2 Faktor Mental Gagalnya Menurunkan Berat Badan

img

Dok. Thinkstock
Jakarta - Tak jarang orang putus asa setelah berusaha menurunkan berat badannya. Mereka merasa usahanya berolahraga sia-sia karena berat badan tidak kunjung memberikan tanda-tanda penurunan.

Ada dua faktor mental yang membuat gagalnya seseorang menurunkan berat badan meskipun mereka sudah berolahraga dan mengikuti gaya hidup sehat. Berikut ini dua faktor tersebut, seperti yang dikutip dari askthetrainer.

Tidak sabar
Hanya ada satu cara untuk mendapatkan hasil instan dalam menurunkan berat badan, yakni sedot lemak. Selain biayanya yang mahal, sedot lemak juga tidak bisa menjamin berat badan akan terjaga pada angka yang diinginkan.

Saat memasuki program penurunan berat badan, sering kali orang tidak sabar untuk mendapatkan berat badan yang diinginkan. Tak jarang mereka mulai mengeluh berat badannya tidak kunjung turun di minggu ke dua dalam program. Pada saat tersebut, seharusnya bukanlah menuntut penurunan berat badan, tetapi melakukan evaluasi dari program yang dijalankan.

Zona nyaman
Anda mungkin berhasil menurunkan satu hingga dua kilogram berat badan dengan latihan ringan. Namun, kedepannya Anda merasa sulit untuk menurunkan beberapa kilogram lagi.

Dalam hal ini, jika Anda tidak mendorong diri untuk berlatih sedikit lebih keras, maka akan sangat sulit menurunkan beberapa kilogram lagi. Apalagi jika latihan Anda tergolong sangat ringan seperti jogging selama 30 menit.

sumber:http://us.wolipop.com/read/2010/11/09/083502/1489882/849/2-faktor-mental-gagalnya-menurunkan-berat-badan

Awas Salah Diet Sebabkan Mata Rusak

img
Dok. : Thinkstock
Jakarta - Berdiet demi bentuk tubuh indah sah-sah saja. Namun jangan melakukannya dengan sembarangan. Karena salah metode diet berpengaruh pada kesehatan mata.

Hal itu diungkap oleh peneliti asal Yunani yang dikutip dari Genius Beauty. Mereka menemukan keterkaitan kesehatan mata dengan pola makan seseorang.

Para peneliti dari Universitas Athena itu mengamati kesehatan 13 wanita yang divonis menderita anoreksia. Mereka menemukan bahwa ke-13 wanita itu mengalami penipisan pada bintik kuning matanya. Bintik kuning adalah bagian dari retina mata yang membuat fokus mata melihat jauh lebih jelas dan terang.

Mereka yang memiliki gangguan pencernaan biasanya mengalami gangguan pada retinanya. Benang-benang yang membentuk retina menjadi semakin tipis dan jarang. Alhasil pengelihatan menjadi terganggu.

Hasilnya, kbanyakan orang yang memiliki gangguan pencernaan biasanya akan mengalami masalah mata minus. Untuk itu para peneliti menyarankan untuk konsultasi pada ahli gizi sebelum melakukan diet. Hal ini untuk memastikan nutrisi yang diterima tetap seimbang dan tidak mempengaruhi kesehatan pengelihatan.

sumber:http://us.wolipop.com/read/2010/11/10/180439/1491635/849/awas-salah-diet-sebabkan-mata-rusak

Turunkan berat badan tanpa senaman dan tanpa berlapar

img
Dok. Thinkstock



Biasanya dalam menurunkan berat badan, dibutuhkan olahraga atau senaman yang rutin dan diet yang menyiksa. Sayangnya tidak semua orang menyukai olahraga atau senaman dan tentunya tidak ada orang yang menyukai kelaparan.

Jika Anda termasuk orang yang tidak ingin berkorban banyak untuk menurunkan berat badan, maka langkah berikut akan sangat membantu. Berikut ini tips menurunkan berat badan tanpa olahraga dan tanpa diet atau tanpa berlapar :
1. Kurangi makan makanan yang mengandung karbodhidrat.
2. perbanyak minum air minimal 1 liter 1 hari.
3. minum slim diet 3-4 kali sehari sebelum makan.
=========================================

Turunkan berat badan tanpa senaman dan tanpa berlapar!!! Hanya slim diet solusinya.Cukup minum slim diet 3-4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. slim diet bukan obat tapi mealsupplement.slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral.1kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.Berminat sila kontak sy di +628197226959 (renita) atau baca selengkapnya diprofile FB sy

Obesitas karena Keturunan Hanya Mitos?



KOMPAS.com- Tak bisa dipungkiri ada kecenderungan orang-orang yang mengalami kegemukan berasal dari keluarga yang seluruhnya bertubuh subur. Fenomena itu memunculkan keyakinan bahwa kegemukan merupakan keturunan. Sebenarnya opini itu tak sepenuhnya benar.

Dr Ruth Loos dari Pusat Penelitian Medis Epidemiologi Council dari Universitas Cambridge, Inggris, berpendapat kegemukan terjadi pada orang-orang yang minim aktivitas fisik. Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa orang yang tidak bekerja memiliki 40 persen lemak ekstra dibanding mereka yang bekerja.

Meskipun beberapa orang memang memiliki kecenderungan untuk kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, namun para peneliti menemukkan bahwa mereka yang memiliki gaya hidup aktif dapat mencegah obesitas karena alasan genetis.

Para peneliti membuat kesimpulan mereka setelah menganalisa lebih dari 20.000 gen pria dan wanita usia 39-79, yang kemudian mencari mencari 12 tanda-tanda genetik utama yang dapat meningkatkan indeks massa tubuh (BMI) dan risiko obesitas. Dengan ini, mereka menghitung skor "predisposisi genetik" untuk setiap orang. Mereka kemudian diminta untuk mengisi kuesioner tentang tingkat aktivitas fisik mereka di tempat kerja dan di tempat lain.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal PLoS Medicine ini menyimpulkan, "Apabila umumnya obesitas karena gen keluarga tidak bisa dilawan, kini dengan panduan perawatan, di masa mendatang dapat memerangi krisis obesitas," kata Dr Loos.

"Penelitian kami membuktikan bahwa bahkan mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap obesitas yang berasal dari gen dapat meningkatkan kesehatan mereka dengan menjalani beberapa aktivitas fisik sehari-hari," kata Dr Loos.

Dr. LOos juga menambahkan, "Orang tidak harus berlari maraton untuk mencegah obesitas. Berjalan-jalan dengan anjing atau berkebun bisa menjadi salah satu pilihanan," katanya.

Dengan kata lain, faktor genetik memang berpengaruh terhadap risiko seseorang untuk mengalami kegemukan. Namun, bukan berarti kita harus pasrah dan menganggap hal itu sebagai "takdir" untuk menjadi gemuk. Menjalani pola makan yang sehat serta diimbangi aktivitas fisik yang cukup akan menjaga berat tubuh Anda selalu dalam keadaan ideal.

sumber;http://female.kompas.com/read/xml/2010/09/06/12311447/obesitas.karena.keturunan.hanya.mitos

-----------------------------------------------------------

mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di +628197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Overweight atau Obesitas?



KOMPAS.com - Banyak yang tak sependapat tentang overweight dan obesitas. Kebanyakan dari kita menganggap kalau obesitas itu ya kelebihan berat badan (overweight). Kenyataannya, tak semua orang gemuk itu mengalami obesitas, dan banyak orang yang sebenarnya telah mengalami obsesitas tak menyadari ancamannya, yang jelas keduanya berbeda. Agar tidak salah, intip perbedaannya di sini.

1. Overweight
Overweight atau kegemukan biasanya terjadi ketika jumlah cadangan lemak dalam tubuh berlebih. Inilah yang menyebabkan berat badan (BB) seseorang melebihi normal. Walau masih dalam taraf wajar, kegemukan bisa memengaruhi bentuk tubuh dan penampilan Anda. Jika dibiarkan, ini bisa memicu obesitas. Ibarat lampu lalu lintas, kegemukan itu lampu kuning, memperingatkan Anda untuk hati-hati.

2. Obesitas
Obesitas terjadi ketika jumlah cadangan lemak sudah overload dan memiliki potensi mengganggu kesehatan tubuh dan menimbulkan banyak penyakit berbahaya. Lampu merah sudah menyala jika Anda termasuk dalam kategori ini. Segera hentikan lajunya, ini merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Setiap tahun, angka penderita obesitas semakin meningkat. Kurang gerak dan makan berlebih dinilai sebagai penyebab utama.

3. How Big is Your Fat?
Tak perlu pusing-pusing memikirkan apakah Anda masuk dalam kategori normal, overweight, atau obesitas. Banyak cara yang bisa digunakan, antara lain:

a. BMI
WHO telah menyiapkan standar baku pengukuran berat badan yang dikenal dengan istilah body mass index (BMI). Cukup sediakan kertas atau kalkulator, Anda akan segera tahu jawabannya.

BMI = Berat badan (satuan kg) : tinggi badan kuadrat (satuan meter)

Contoh: Jika berat badan 66 kg dan tinggi 155 cm (1,55 m). Maka perhitungannya: BMI = 66 : (1,55 x 1,55) = 66 : 2,4 = 27,5 (overweight).

Lihat hasil perhitungan Anda, dan lihat hasilnya di bawah ini:

Kategori:
Clinically underweight (14,0-16,0)
Underweight (17,0-18,4)
Normal (18,5-25,0)
Overweight (25,1-30,0)
Obese (30,1-40,0)
Clinically Obese (>40,0)

b. Ukur lingkar pinggang
Hasil BMI juga perlu diimbangi degan pengukuran jumlah lemak di perut, lengan, serta paha. Hati-hati jika perut membuncit, timbunan lemuk di daerah perut berisiko tinggi dibanding bagian tubuh lain. Lemak perut memicu terjadinya keracunan organ hati.

c. Besar lingkar pinggang
Pria: risiko obesitas >90 cm
Perempuan: risiko obesitas >80 cm


sumber:http://female.kompas.com/read/xml/2010/11/09/15512942/overweight.atau.obesitas

---------------------------------------------------

mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di +628197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Perempuan "Overweight" Merasa Beratnya Normal Saja



KOMPAS.com - Ketika berat badan mulai memasuki angka "rawan", banyak perempuan yang mati-matian berusaha menurunkannya. Namun ketika kepalang tanggung sudah tergolong overweight, perempuan cenderung menutup mata. Hal ini terlihat dari sebuah studi, yang menunjukkan bahwa satu dari empat perempuan gemuk merasa tak punya masalah dengan berat badannya.

Para ibu muda khususnya, berisiko mengalami obesitas, namun tidak menyadari bahwa berat badan mereka ketika hamil masih belum turun, demikian menurut para peneliti dari University of Texas, Amerika. Sedangkan para pakar kesehatan Inggris mengatakan bahwa populasi yang semakin besar dan semakin gemuk ini dinilai orang sebagai sesuatu yang normal saja.

Dari 2.000 lebih perempuan usia 18 - 25 tahun yang disurvei mengenai berat badan dan persepsi mereka mengenai ukuran tubuh, setengahnya dianggap overweight atau obesitas, berdasarkan indeks massa tubuh mereka. Sekitar 25 persen dari perempuan overweight ini salah menanggapi berat tubuh mereka, dengan mengatakan bahwa berat badan mereka normal saja, bahkan underweight! Dengan sendirinya, dibanding perempuan dengan berat normal lain, mereka cenderung kurang menerapkan gaya hidup sehat.

"Sejak angka obesitas meningkat, banyak perempuan yang mengira bahwa overweight itu normal saja," kata Dr Mahbubur Rahman, salah satu peneliti.

Kebalikan dari fakta tersebut, studi yang diterbitkan di jurnal Obstetrics and Gynaecology ini juga mendapati bahwa satu dari enam perempuan dengan berat normal justru keliru menanggapi bentuk badan mereka dan merasa gemuk.

Mengabaikan kondisi tubuh yang sebenarnya overweight ini sebenarnya berbahaya. Sebab, hal ini mendorong mereka untuk tidak menghiraukan masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh obesitas, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. The National Audit Office, misalnya, memperkirakan bahwa obestias telah menyebabkan setidaknya 30.000 kematian setiap tahunnya di Inggris. Masih mau cuek dengan bobot badan yang berlebih?

sumber:http://female.kompas.com/read/xml/2010/11/23/14393112/Perempuan.Overweight.Merasa.Beratnya.Normal.Saja-12
--------------------------------------------------------------------
mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di +628197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Wanita Gemuk Hadapi Kanker Payudara Yang Lebih Agresif


Perempuan penderita kanker payudara menghadapi penyakit yang lebih agresif dan tingkat kelangsungan hidup lebih rendah jika mereka kelebihan berat badan atau kegemukan, demikian temuan yang disiarkan di dalam Clinical Cancer Research.

"Makin gemuk si pasien, makin agresif penyakit tersebut," kata Massimo Cristofanilli, pembantu profesor bidang obat di University of Texas Anderson Cancer Center. "Kami mengetahui bahwa jaringan lemak mungkin meningkatkan peradangan yang membuat penyakit itu jadi lebih agresif."

Cristofanilli dan rekannya mengamati 606 perempuan yang menderita kanker payudara lokal tingkat tinggi. Perempuan itu diklasifikasikan berdasarkan indeks massa tubuh menjadi tiga kelompok: normal atau kurus, kelebihan berat badan dan kegemukan.

Selama lima tahun, kelangsungan hidup secara keseluruhan adalah 56,8% di kalangan perempuan sangat gemuk, 56,3% di kalangan perempuan gemuk dan 67,4% di kalangan perempuan dengan berada tubuh normal.

Angka kelangsungan hidup 10 tahun adalah 42,7% di kalangan perempuan dengan kelebihan berat badan, 41,8% di kalangan perempuan bertubuh gemuk dan 56,5% di kalangan perempuan bertubuh normal.

Angka kanker payudara dengan peradangan, yang sebelumnya terlihat memiliki hasil lebih buruk dibandingkan kanker payudara tanpa peradangan, di kalangan perempuan bertubuh sangat gemuk adalah 45% dibandingkan dengan perempuan bertubuh gemuk, 30%, dan hanya 15% pada perempuan yang dipandang memiliki tubuh normal, demikian temuan para peneliti tersebut.

Resiko kambuhnya kanker payudara juga lebih tinggi pada perempuan bertubuh gemuk atau sangat gemuk. "Kegemukan jauh lebih besar daripada sekedar bagaimana seseorang kelihatan atau ketegangan fisik akibat membawa bobot yang berlebihan," kata Cristofanilli.

Cristofanilli mengatakan para dokter perlu memberi perhatian sangat seksama pada pasien kanker payudara karena obat yang biasa digunakan, seperti tamoxifen, cenderung meningkatkan berat badan selama pengobatan

sumber:http://www.forumkami.com/forum/kesehatan/5095-wanita-gemuk-hadapi-kanker-payudara-lebih-agresif.html
===================================
mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di 08197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Kegemukan Menurunkan Kualitas Seks

Kegemukan Menurunkan Kualitas Seks

Kalau Anda merasa bahwa berat badan yang berlebih atau obesitas, mempengaruhi kualitas kehidupan seks Anda dengan pasangan, maka itu benar adanya. Masalah obesitas memang berpengaruh pada hormon.

Pada wanita, masalah kegemukan juga sering kali menjadi sebuah momok yang menakutkan. Namun begitu, tidak semua wanita yang mengalami masalah berat badan akan mengalami masalah seksual. Namun, tidak sedikit pula yang merasa jika kehidupan seksualnya terganggu karena hal tersebut.

1.

Kepekaan rangsangan menurun
Tidak dipungkiri lagi, jika masalah obesitas menjadi magnet bagi hinggapnya penyakit, yang kemudian akan berpengaruh terhadap fungsi seksualitas. Biasanya pada wanita yang memiliki berat badan berlebih, akan berpengaruh terhadap kepekaan rangsangan di daerah organ intimnya, yang disertai dengan menurunnya perlendiran vagina.

2.
Mengganggu keintiman
Timbunan lemak di daerah-daerah seperti lengan, perut, pinggul dan paha, biasanya akan mempengaruhi posisi bercinta. Selain itu, gelambir di bagian tubuh tertentu juga bisa mengganggu posisi bercinta Anda.
3.

Kurang percaya diri
Secara psikologis, kegemukan akan menurunkan kepercayaan diri. Perasaan tidak menarik di hadapan pasangannya merupakan salah satu poin yang sebagian besar dialami oleh mereka yang memiliki kelebihan berat badan. (Dee)

Sumber:http://www.hanyawanita.com/_sex/article.php?article_id=10097

===========================

mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di 08197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Wanita Gemuk Riskan Terserang Kanker Ovarium


PARA wanita perlu menjaga berat badan karena mereka yang memiliki berat badan berlebihan memiliki risiko terserang kanker indung telur (ovarium) lebih tinggi dibanding dengan wanita yang tidak mengalami obesitas (kegemukan).

Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua jenis kanker ginekologi. Jenis kanker ini sulit diobati lebih awal karena pada stadium dini biasanya muncul hampir tanpa gejala. Meski demikian ada beberapa gejala yang perlu dicurigai sebagai kanker ovarium.

Pada stadium awal, gejala yang timbul berupa ganguan haid. Tetapi berbeda dengan kanker leher rahim yang bisa dideteksi dengan metode pap smear, maka belum ada cara untuk mendeteksi kanker ovarium.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kanker ovarium. Meskipun demikian, faktor pemakaian obat secara berlebihan dicurigai dapat memicu munculnya kanker ovarium.

Selain itu, penggunaan obat-obat kesuburan dalam jangka waktu lama juga diduga dapat
meningkatkan risiko serangan penyakit tersebut. Faktor genetika bisa juga menjadi acuan karena sebanyak 10 persen penderitanya ternyata memiliki keluarga yang juga menderita kanker ovarium.

Kini, sebuah studi di Amerika Serikat (AS) mengaitkan kegemukan dengan peningkatan risiko munculnya kanker ovarium.

Studi itu melibatkan lebih dari 94.000 wanita berusia 51 hingga 71 tahun, yang dipantau selama lebih dari tujuh tahun. Hasil studi itu, seperti dikutip Reuters, menunjukkan bahwa wanita yang mengalami obesitas memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terserang kanker ovarium.

Risiko itu meningkat pada wanita yang tidak pernah melakukan terapi pengganti hormon (HRT) selama masa menopause. Studi yang dilakukan sebelumnya mengaitkan hormon yang digunakan untuk mengurangi risiko kanker ovarium.

Di antara wanita yang tidak pernah melakukan HRT, mereka yang kegemukan memiliki risiko 83 persen lebih tinggi terserang kanker ovairum dibanding wanita dengan berat badan normal.

Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Cancer itu juga menunjukkan bahwa obesitas merupakan salah satu faktor penyebab kanker ovarium yang dapat dikendalikan.

Menurut kepala peneliti dalam studi itu, Dr Michael L Leitzman dari Lembaga Kanker Nasional Amerika Serikat (AS) di Bethesda, Maryland dan Universitas Regensburg di Jerman, hasil. studi itu memberikan satu lagi alasan bagi para wanita untuk menghindari kenaikan berat badan yang tidak sehat.

"Data kami menunjukkan bahwa mempertahankan berat badan yang sehat berkaitan dengan penurunan risiko perkembangan kanker ovarium," kata Leitzmann.

Belum jelas mengapa obesitas memiliki kontribusi terhadap kanker ovarium, tetapi mungkin hal itu berkaitan dengan efek lemak tubuh yang berlebihan terhadap kadar estrogen dalam tubuh seorang wanita, kata Leitzmann dan para mitranya.

Kenyataan bahwa risiko terserang kanker ovarium itu bergantung pada penggunaan HRT mendukung teori ini.

Studi itu juga menemukan kaitan antara obesitas pada usia 18 tahun dan peningkatan risiko terserang kanker ovarium pada usia lebih tua ?- sebuah kaitan yang bahkan lebih kuat dibanding kaitan antara kegemukan pada usia lebih lanjut dan kanker ovarium.

Berat badan pada usia remaja mungkin lebih relevan dengan kanker ovarium dibanding berat badan pada usia lebih lanjut.

Penelitian lain yang di lakukan para ilmuwan di AS juga menunjukkan bahwa perempuan yang mengalami obesitas lebih rentan terkena kanker ovarium ganas.

Obesitas memang meningkatkan risiko perkembangan beberapa jenis kanker, tetapi riset itu mengungkapkan bahwa jaringan lemak berpengaruh terhadap perkembangan tumor.

Menurut hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Cancer itu, sel lemak yang menghasilkan hormon atau protein membuat kanker ovarium berkembang lebih pesat.

Kepala penelitian, Dr Andrew Li mengatakan penelitian itu melibatkan 216 perempuan yang menderita kanker ovarium epithelial, jenis kanker ovarium yang paling banyak ditemui, atau sekitar 90 persen dari seluruh kasus.

Penelitian itu membandingkan 35 perempuan yang mengalami obesitas dengan 108 perempuan yang memiliki berat badan normal untuk melihat perbedaan signifikan dalam kemunculan kanker.

Ternyata, obesitas berpengaruh pada ketahanan tubuh. Mereka yang mengalami obesitas, sel kankernya bisa timbul lagi setelah melakukan pengobatan dan berisiko pada kematian.

Untuk mengenali kanker ovarium, The American Cancer Society mengumumkan hasil konsesus para ahli kanker tentang gejala kanker ovarium. Gejala tersebut antara lain bengkak-bengkak di tubuh, rasa sakit di bagian perut dan panggul,kehilangan napsu makan, sering buang air kecil dan nyeri saat bersenggama.

Sering buang air kecil terjadi jika jika tumor sudah menekan rektum atau kandung kemih. Dapat juga terjadi peregangan atau penekanan di daerah panggul yang menyebabkan nyeri.

Situs rumah sakit Kanker Dharmais menyebutkan pada stadium lanjut gejala yang terjadi berhubungan dengan asites (penimbunan cairan dalam rongga perut) penyebaran ke omentum (lemak perut) dan organ-organ di dalam rongga perut lain seperti usus dan hati. Gejala yang tampak, seperti perut membuncit, kembung, mual, gangguan nafsu makan, gangguan buang air besar dan buang air kecil.

Jika menemukan gejala tersebut, maka penderita harus segera ke dokter untuk pemeriksaan lanjutan guna mendeteksi kista atau pembesaran ovarium.

Pemeriksaan dianjurkan pada wanita yang memiliki faktor risiko tinggi, yakni wanita yang mendapat haid pertama lebih awal dan menopause lebih lambat, tidak pernah atau sulit hamil, ada riwayat kanker ovarium dalam keluarga, serta wanita penderita kanker payudara dan kanker usus.

Penderita kanker ovarium di Indonesia dilaporkan terus meningkat setiap tahun.

Kanker ovarium akan jauh lebih mudah disembuhkan bila keberadaanya diketahui pada tahap awal pertumbuhan.

sumber:http://health.kompas.com/read/2009/01/16/01001087/Wanita.Gemuk.Riskan.Terserang.Kanker.Ovarium

=====================================

mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di 08197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Problem Sex Wanita Gemuk

Sedikit banyak penampilan seseorang menentukan kehidupan seks yang memuaskan. Dibandingkan dengan orang yang berbobot normal, orang dengan ukuran tubuh ekstra besar cenderung mengalami masalah seksual yang berarti.

Dalam sebuah survei di Amerika Serikat terhadap 928 pria dan wanita gemuk, diketahui 65 persen orang gemuk mengalami masalah seksual dan 50 persen mengaku kehilangan hasrat seksual.

Menurut para ahli, orang obesitas sering mengalami stres fisik karena selalu merasa gerah dan mudah kepanasan. Di samping itu, stres emosional juga muncul karena mereka risau dengan ukuran berat badannya. Orang yang kegemukan juga sering merasa tak memiliki daya tarik seksual. Dalam situasi seperti itu, gairah seksual bisa berkurang secara signifikan.

Penyakit diabetes yang kerap mengintai kaum bertubuh melar ini juga menjadi salah satu penyebab masalah seksual. Hal ini terjadi karena alirah darah ke organ reproduksi, baik penis atau klitoris, tidak lancar.

Menurut pakar seksologi, Prof.Dr.Wimpie Pangkahila, kegemukan juga mengganggu kebugaran, menghambat gerakan, dan menghambat pengaturan posisi hubungan seksual. Padahal, kebugaran dan gerakan sangat diperlukan pada hubungan seksual yang baik.

Untuk memperbaiki kondisi seks yang lebih baik, penurunan bobot tubuh adalah hal pertama yang perlu dilakukan. Menurut para ahli, penurunan bobot badan 4,5 kg saja sudah efektif mendongkrak testoteron. Perubahan pola makan yang rendah lemak juga dapat membantu mengendalikan gula darah dan kolesterol.

Sementara itu, kelancaran alirah darah bisa ditingkatkan dengan rutin melakukan olahraga. Olahraga yang efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah ke organ genital antara lain yoga, jalan cepat, atau bersepeda selama 20 menit.

Dampaknya, lubrikasi pada vagina menjadi lebih baik, gairah meningkat, fungsi orgasme lebih baik. Namun yang terpenting adalah hasrat seksual juga tambah menyala.

sumber:http://manyucom.blogspot.com/2009/10/problem-sex-wanita-gemuk.html
=============================================

mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan 2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di 08197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Kegemukan Tingkatkan Resiko Kanker

Obesitas atau kelebihan berat badan meningkatkan resiko terserang berbagai bentuk penyakit kanker. Hasil studi terbaru yang dikeluarkan oleh jurnal kesehatan Lancet di London, Jumat (15/2), menunjukkan kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko terserang kanker diantaranya pada kandung kemih, rahim serta kerongkongan.

Walaupun studi menyebutkan adanya kaitan antara kelebihan berat badan dengan resiko kanker, namun tidak ada bukti pasti yang menunjukkan pertambahan berat badan dapat mengakibatkan kanker. "Untuk menyimpulkan hubungan sebab dan akibat, kami perlu mengadakan riset lebih lanjut," jelas Dr. Andrew Renehen, yang memimpin studi tersebut.

Para periset mengkompilasikan data dari 141 studi dan mempertimbangkan lebih banyak jenis penyakit kanker dan lebih beragam populasi dari hasil studi terdahulu. Studi itu mencakup lebih dari 28.000 kasus kanker di Amerika Utara, Eropa, Australia, serta Asia.

Para peserta studi, baik berkelebihan berat badan maupun berberat badan normal, diteliti selama 9 hingga 15 tahun. Peneliti mengamati indeks massa tubuh mereka dan mengkorelasinya dengan kasus penyakit kanker yang muncul.

Dari studi diketahui berat badan di atas 15 kilogram dari berat badan normal pada kalangan pria dapat meningkatkan resiko kanker pada ginjal hingga 24 persen dan pada kerongkongan hingga 52 persen. Sementara kelebihan berat badan hingga di atas 13 kilogram dari berat badan normal pada kalangan perempuan meningkatkan resiko kanker pada rahim dan kandung kemih hingga 60 persen.

Pada penduduk Asia, terdapat kaitan lebih erat antara pertambahan indeks massa tubuh dengan resiko serangan kanker payudara. Para ilmuwan belum mendapat kepastian bagaimana kelebihan berat badan dapat membuat orang rentan terhadap kanker.

"Salah satu hipotesa yang muncul adalah kelebihan lemak dapat berpengaruh pada kadar hormon di dalam tubuh dimana pada tingkat tertentu berkemungkinan memicu tumbuhnya tumor," kata Renehan.

"Pesan sederhana yang dapat disampaikan adalah apabila semakin anda berhasil menjaga standar berat badan normal, semakin rendah anda berisiko terserang kanker," kata Ed Yong dari Riset Kanker Inggris. Studi yang dimuat dalam jurnal Lancet ini dibiayai oleh British Medical Association, Universitas Manchester dan Universitas Bern, Swiss.

Sumber:http://www.ligagame.com/forum/index.php/topic,70546.0.html
=======================================================================
mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim
diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali
minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi
protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan
2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di 08197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

Bahaya Kegemukan

Penulis : BaYumukti

Saya disini bukan mau menyindir anda-anda yang punya tubuh gendut, gemuk dan memiliki kelebihan berat badan atau orang-orang sering menyebutnya obesitas. Setelah saya baca-baca artikel kesehatan di Okezone ternyata Kegemukan itu sangat berbahaya. Bahkan dalam artikel tersebut menyebutkan bahwa kegemukan lebih berbahaya dari sebuah terorisme yang ada di dunia. Wew…… benar ga tuh ? Kalo diliat-liat sih benar juga. Dengan kegemukan itu kebanyakan sih penyakit-penyakit kronis banyak sekali timbul disana. Contohnya saja penyakit diabetes, serangan jantung, paru-paru dan kanker. Wow…jangan-jangan anda ngada-ngada yah ? Upsss….saya tidak ngada-ngada mas dan mbak yang baca artikel saya. Liat saja kutipan kalimat berikut :

“Tak akan ada korban manusia yang lebih besar jika kita benar-benar mau serius mengatasi masalah obesitas. Sebeb, jika sudah mengenai generasi muda, itu bisa membuat harapan hidup mereka menjadi pendek,” papar Gostin.

Hal senada juga disampaikan Stig Pramming dari Kelompok Direktur Eksekutif Oxford. Dia menyatakan, obesitas merupakan ancaman yang serius seperti terorisme global. Pasalnya, obesitas mengakibatkan sekitar 60 persen orang di dunia mengalami serangan jantung, paru-paru, diabetes, dan kanker.

Wah gila juga yah. Meskipun badan gemuk bukan suatu penyakit, tapi menurut para ahli kesehatan dengan anda kegemukan anda bisa rawan terkena penyakit-penyakit yang berbahaya bagi tubuh anda. Jadi Tips Diet dari saya mendingan anda segera lakukan olah raga setiap hari secara teratur, pola makan sehat, dan juga jika sudah kegemukan hati-hati saja yah dan segera diet. Soalnya kalo udah sakit nanti biaya perawatannya juga mahal. Ingat Kata pepatah Mencegah lebih baik daripada mengobati.
==================================================================================
mau slim dgn mudah dan sehat?cukup minum slim
diet 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur malam. sekali
minum 2 sudu dicampur dgn 200 ml air sejuk. slim diet bukan obat
tapi meal supplement. slim diet berbentuk milk powder yg berisi
protein, vitamin dan mineral. 1 kaleng slim diet boleh menurunkan
2-4 kg dan masa 7 hari.produk ini tidak ada efek samping.mahu diet tak perlu berlapar dan tak perlu senaman. Berminat sila kontak sy di 08197226959 (renita) atau baca selengkapnya di profile FB sy

4 dari 10 Perempuan Justru Naik Berat Badannya Saat Diet


KOMPAS.com - Sebuah diet yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa 4 dari 10 perempuanyang melakukan diet justru menemukan bahwa bobot tubuhnya lebih berat ketimbang sejak mereka memulai diet tersebut.

Rata-rata, perempuan yang berdiet justru menemukan bobotnya naik sekitar 2,5 kg setelah mencoba melakukan diet. Penyebabnya? Kurang motivasi dan tak memiliki daya untuk meneruskan.

Tak hanya dari dalam diri saja, ternyata pasangan hidup yang selalu membeli makanan tidak sehat juga membantu bertambahnya berat badan wanita, sama seperti kebiasaan menumpuk makanan manis di kantor.

Para periset menemukan bahwa banyak wanita yang mulai merasakan bertambahnya bobot tubuh setelah 21 hari mereka mencapai berat tubuh yang dinilai cukup ideal. Menjaga bobot tubuh tetap stabil di angka yang ideal membutuhkan komitmen jangka panjang untuk menjaga bobot berlebih tersebut jauh dari timbangan.

Banyak perempuan, tak bisa menahan godaan diet yo-yo atau menjadikan makanan sebagai pelampiasan emosi lebih berat ketimbang harus menjaga hubungan yang pola makannya sehat. Menjaga berat tubuh ideal butuh pendekatan yang holistik dan berkomitmen untuk berfokus pada makanan, tubuh, dan pikiran.

Kita bisa terlalu fokus pada dampak besar instan diet ketimbang memikirkan bagaimana cara menjaga bobot tubuh tidak kembali lagi untuk jangka panjang ke depannya. Melakukan diet bagi perempuan merupakan tantangan yang besar, sehingga mencapai gol realistis dan tetap fokus melakukannya adalah hal yang penting. Jika tidak, para peneliti mengatakan, perempuan bisa berakhir memiliki bobot yang jauh lebih berat ketimbang di awal.

Dua ribu wanita berusia antara 18-65 tahun yang menjadi responden dinilai melalui sikap, kepercayaan, dan kebiasaan sehari-hari mengenai penurunan berat badan. Enam dari 10 orang mengatakan sedang melakukan diet, dan 1 dari 5 perempuan mengatakan mereka selalu melakukan diet.

Yang menjadi pemicu terutama bagi para wanita yang berdiet ini adalah pantulan diri mereka di cermin karena mereka sedang dalam persiapan untuk liburan musim panas, atau karena rasa tak puas melihat foto diri sendiri yang dipampang oleh temannya di situs jejaring sosial. Alasan lainnya antara lain; komentar dari teman, relatif, atau dari pasangan.

Studi menunjukkan bahwa 1 dari 10 responden gagal melakukan diet setelah satu hari mencoba, sementara lebih dari seperlima responden berhasil menjalani diet setidaknya sekitar seminggu, dan rata-rata berhasil menjalankan 10 hari.

Banyak dari mereka yang gagal karena alasan tekanan yang mereka berikan kepada diri sendiri untuk mengurangi bobot tubuh dalam waktu terlalu singkat yang akhirnya membuat mereka merasa kelaparan lebih lama. Sebagian lainnya menyalahkan teman-teman di sekitar mereka yang makan makanan berlemak dan camilan yang tak sengaja berakibat pada orang yang sedang berdiet. Alasan lainnya adalah karena orang yang menyediakan makanan untuk si pediet tidak memerhatikan kandungan lemak yang seharusnya dihindari si pediet.

Pernah gagal diet? Apa alasan Anda ketika tak berhasil berdiet?

sumber:http://female.kompas.com/read/xml/2010/09/08/12065598/4.dari.10.Perempuan.Justru.Naik.Berat.Badannya.Saat.Diet-12

Turun Berat Badan 65 kg menjadi 56 kg dalam masa 10 hari

Testimoni Terbaru "Erlina" Alhamdulillah... berkat puasa
plus slim diet, berat badan q turun dari 65 kg menjadi 56 kg dalam 10 hari serasa kembali seperti anak dara... :) ayo siapa lagi nak cuba???

Mengapa Cinta Bikin Wanita Lebih Gemuk?

Mengapa Cinta Bikin Wanita Lebih Gemuk?

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
Ilustrasi (Foto: executivehm)
Queensland, Kebanyakan wanita yang sudah menikah, terlebih lagi sudah punya momongan akan memiliki tubuh yang agak melar alias gemuk. Dan banyak yang beranggapan bahwa ini adalah cinta. Tapi mengapa cinta membuat wanita menjadi gemuk?

Menikah dan punya anak adalah hal yang paling membahagiakan bagi wanita. Tapi ada hal yang terkadang dilupakan oleh kebanyakan wanita, yaitu cintanya terhadap suami dan anak telah membuat badan menjadi gemuk.

"Selain menjadi ibu dan menopause, wanita menikah yang tidak punya anak di usia 20 atau 30-an tahun juga akan memiliki berat badan lebih besar ketimbang wanita lajang. Dan ketika mereka memiliki anak, berat badannya akan bertambah lagi," ujar Annette Dobson, peneliti dan profesor biostatistik dari University of Queensland, seperti dilansir dari IndiaVision, Rabu (16/6/2010).

Hal tersebut berdasarkan hasil studi yang dilakukan terhadap 6.458 wanita Australia yang telah menikah selama lebih dari 10 tahun tetapi tidak memiliki anak. Rata-rata berat badan mereka akan naik sekitar 7 kg dari sebelum menikah.

"Apa yang kita tidak tahu adalah mengapa menikah dan memiliki pasangan hidup membuat wanita menjadi gemuk," tulis Dobson dalam Sydney Morning Herald.

Dobson menuturkan hasil studinya, bahwa menikah dan memiliki pasangan mengubah kebiasan makan seorang wanita. Kebiasaan makan pria akan diakomodasi kepada sang istri, sehingga membuat wanita lebih sering makan dan membuatnya lebih gemuk walaupun belum memiliki anak.

Selain perubahan frekuensi makan, Wendy Brown, profesor aktivitas fisik dan kesehatan, dan penulis utama studi Australian Longitudinal Study on Women's Health juga mengemukakan alasan lain, yaitu berhentinya aktifitas rutin wanita yang sudah menikah.

Kebanyakan wanita yang sudah menikah memilih menjadi ibu rumah tangga dan tinggal di rumah untuk mengurus anak. Bila pada saat lajang wanita tersebut aktif dan selalu sibuk, maka diam di rumah akan membuatnya menjadi 'kepompong' yang gemuk.

Wanita yang sudah punya suami pasti ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan pasangan atau anaknya, sehingga terkadang ia berhenti melakukan beberapa hal penting bagi tubuhnya, misalnya olahraga.

"Ini bukan karena wanita tidak punya waktu, melainkan adanya perubahan prioritas. Kadang-kadang mereka merasa egois bila melakukan hal-hal yang ingin mereka lakukan untuk dirinya sendiri," tambah Wendy Brown.

sumber:http://us.health.detik.com/read/2010/06/16/124633/1379354/766/mengapa-cinta-bikin-wanita-lebih-gemuk

Nyamuk Kecil Agas Suka Pria Jangkung dan Wanita Gemuk

Nyamuk Kecil Agas Suka Pria Jangkung dan Wanita Gemuk

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


Edinburgh, Ukuran agas atau nyamuk kecil tidak lebih besar dari nyamuk biasanya. Meski tidak menghisap darah namun gigitannya sangat perih. Nyalinya juga tidak kecil, sebab ternyata lebih senang menggigit pria jangkung dan wanita bertubuh gemuk.

Hubungan antara ukuran tubuh dengan ketertarikan agas (Culicoides Sp) untuk menyerang itu terungkap dalam sebuah penelitian di Aberdeen University. Tak kurang dari 300 partisipan dewasa di sekitar Loch Ness, Skotlandia dilibatkan dalam survei tersebut.

Dikutip dari Telegraph, Kamis (29/7/2010), kecenderungan agas untuk menyerang pria jangkung lebih dipengaruhi oleh pola terbangnya. Agas biasanya terbang pada ketinggian 2 meter sehingga obyek pertama yang ditemui adalah pria bertubuh jangkung.

Sedangkan pada wanita gemuk, suhu dan kelembaban pada permukaan tubuh adalah faktor utama yang menarik perhatian agas. Wanita gemuk cenderung memancarkan panas lebih banyak, sekaligus memiliki kelembaban kulit yang lebih tinggi sehingga agas senang hinggap di sana.

Kecenderungan agas untuk menggigit wanita gemuk juga dipengaruhi oleh senyawa alami yang dihasilkan oleh kulit manusia dan menarik perhatian agas. Senyawa tersebut diproduksi dalam kadar lebih banyak pada wanita gemuk dibandingkan pada wanita kurus.

"Selain itu, indeks massa tubuh juga menentukan berapa banyak gas karbon dioksida dihasilkan saat bernapas. Semakin banyak karbon dioksida di sekitar manusia, agas makin tertarik," ungkap Dr Jenny Mordue, salah satu pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Selain perih, gigitan agas pada kulit manusia sering memicu alergi yang ditandai dengan ruam di sekitar lokasi bekas gigitan. Beberapa spesies agas bahkan dapat menularkan penyakit
, antara lain virus cacar yang banyak menyerang unggas.

sumber:http://us.health.detik.com/read/2010/07/29/183159/1409765/766/nyamuk-kecil-agas-suka-pria-jangkung-dan-wanita-gemuk

5 Negara yang Menganggap Kurus Tidak Menarik

5 Negara yang Menganggap Kurus Tidak Menarik

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


Jakarta, Tubuh ramping sering dikaitkan dengan gangguan pola makan, seperti bulimia dan anoreksia. Ternyata memang tidak semua orang menyukainya sebab di beberapa negara, kurus justru dianggap tidak menarik.

Model dan peragawati di sampul-sampul majalah sering ditampilkan dalam bentuk yang tidak realistis karena terlalu ramping. Di negara barat, citra tubuh semacam itu memicu gangguan pola makan pada remaja yang terobsesi untuk menirunya.

Namun tradisi di beberapa negara tidak memandang tubuh kurus sebagai sesuatu yang menarik. Berikut ini 5 di antaranya, dikutip dari Lemondrop.com, Senin (2/8/2010).

Afrika Selatan
Di era post-Apartheid tahun 1990-an, budaya barat sempat mempengaruhi pola makan khususnya para wanita Afrika yang ingin tampak lebih langsing. Namun tidak lama setelah era tersebut, maraknya penyebaran AIDS membuat tubuh kurus di negara tersebut lebih sering dikaitkan dengan orang sakit.

"Ketika berat badan Anda berkurang, orang akan segera menanyakan apakah Anda sakit," ungkap Julia Savacool, penulis buku The World Has Curves. Fenomena ini bahkan direspons oleh perusahaan jins, Levi's dengan mengeluarkan desain khusus untuk wanita Afrika Selatan yang gemuk-gemuk.

Fiji
Tradisi yang berkembang di negara kepulauan ini sebenarnya selalu dekat dengan budaya makan-makan, sehingga penduduknya pada umumnya bertubuh subur. Setiap ada pengunjung datang, sambutan pertama yang diberikan adalah jamuan dengan berbagai menu makanan.

Kalaupun saat ini mulai banyak generasi muda terobsesi dengan tubuh kurus, hal ini merupakan dampak dari upaya pemerintah setempat untuk membebaskan Fiji dari keterasingan. Masuknya siaran TV dari Amerika dan Australia belakangan ini membawa dampak buruk, salah satunya perubahan citra tubuh di kalangan anak muda.

Jamaika
Di negara yang terletak di kepulauan Karibia ini, tonjolan lemak adalah sebuah identitas budaya. Tradisi menggoyang-goyangkan seluruh tubuh saat berdansa mengharuskan seluruh warganya untuk menimbun lemak sebanyak-banyaknya.

Dampaknya, tubuh gemuk di Jamaika menjadi kebanggaan bagi pemiliknya. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkannya, sampai-sampai suplemen penambah nafsu makan sangat populer di negara tersebut.

Afghanistan
Sama seperti wilayah lain di Timur Tengah, kecantikan seorang wanita Afghanistan diukur dengan kriteria wajah menarik, rambut panjang dan tubuh padat berisi. Tubuh kurus atau terlalu ramping seperti peragawati, umumnya kurang disukai di wilayah ini.

China
Memiliki tubuh padat dan berisi ternyata lebih banyak jadi idaman banyak orang di China. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, operasi plastik menjadi cara paling populer untuk mewujudkannya.

Bahkan untuk menghargai upaya tersebut, China menggelar Miss Plastic Surgery. Sebuah kontes kecantikan yang mengharuskan pesertanya membuktikan dirinya telah menjalani suntik hidung, pembesaran payudara, pembesaran pinggul dan sejenisnya.

sumber:http://us.health.detik.com/read/2010/08/02/155900/1411875/766/5-negara-yang-menganggap-kurus-tidak-menarik

Minum Saat Sedang Makan Tak Bikin Gemuk

Minum Saat Sedang Makan Tak Bikin Gemuk

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


Jakarta, Banyak orang meyakini, minum saat sedang makan bisa mengganggu pencernaan dan memicu kegemukan. Faktanya tidak selalu demikian, sebab makan yang diselingi minum air putih justru dapat membantu menurunkan berat badan.

Selama tidak ditambah sirup atau gula, air putih (H2O) merupakan senyawa bebas kalori. Sekalipun diminum bersama dengan makanan, air putih tidak akan memberikan kalori tambahan sehingga tidak akan menyebabkan kegemukan.

Tidak hanya itu, minum air justru menyebabkan perut lebih cepat terasa penuh. Dikutip dari MSN Health, Rabu (4/8/2010), hal ini menyebabkan nafsu makan berkurang sehingga terhindar dari kemungkinan makan dengan porsi berlebihan.

Teori ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity pada tahun 2007. Pada orang berusia 55 tahun ke atas, kebiasaan minum 0,5 liter air putih sebelum makan dapat mengurangi berat badan sebesar 44 persen dalam waktu 12 pekan.

Penelitian lain mengatakan, air putih dapat meningkatkan termogenesis atau metabolisme kalori menjadi energi. Tidak peduli sebelum atau sesudah makan, minum 0,5 liter dalam suhu ruangan efektif meningkatkan metabolisme hingga 30 persen pada 10-30 menit pertama sesudahnya.

Terkait hal ini, spekulasi yang dikembangkan para ahli adalah bahwa tubuh menjadi perlu energi lebih banyak untuk menaikkan suhu air yang diminum pada suhu ruangan agar sesuai dengan suhu tubuh. Pada orang dewasa, proses ini rata-rata membutuhkan energi sebesar 29 kalori.

Sementara bagi sistem pencernaan, belum ada bukti ilmiah bahwa air putih dapat memicu gangguan. Dalam proses memecah makanan menjadi nutrisi yang bisa diserap tubuh, adanya air di saluran pencernaan justru akan membantu.

Air menjadi media untuk melarutkan beberapa komponen nutrisi makanan, sehingga lebih mudah diserap oleh dinding usus. Asal diimbangi dengan diet yang tepat, minum air putih saat makan justru baik untuk menurunkan berat badan.

sumber:http://us.health.detik.com/read/2010/08/04/160104/1413596/766/minum-saat-sedang-makan-tak-bikin-gemuk

Punya Gen Gemuk Bukan Berarti Tidak Bisa Kurus

Punya Gen Gemuk Bukan Berarti Tidak Bisa Kurus

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Jakarta, Faktor genetik memang membuat orang lebih mudah menjadi gemuk. Tapi bukan berarti orang dengan gen gemuk tidak bisa kurus sepanjang hidupnya. Dengan olahraga, ia masih bisa menurunkan berat badan hingga 40 persen sekalipun memiliki gen penyebab
kegemukan.

Beberapa orang memang memiliki kecenderungan untuk menjadi overweight (kelebihan berat badan) atau bahkan obesitas karena faktor genetik. Namun sebuah penelitian di Cambridge membuktikan, perubahan gaya hidup bisa mengimbangi pengaruh faktor tersebut.

Kesimpulan ini diambil setelah para peneliti melakukan pengamatan genetik terhadap 20.000 pria dan wanita usia 39-79 tahun. Beberapa di antaranya memiliki 12 penanda genetik yang terkait dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) dan risiko obesitas.

Namun ketika dibandingkan dengan aktivitas sehari-hari, 12 penanda genetik itu ternyata tidak terlalu berpengaruh pada tingkat kegemukan. Kurang olahraga dan aktivitas fisik lainnya justru lebih menentukan risiko kegemukan.

"Temuan ini mematahkan mitos bahwa bagi sebagian orang, kegemukan itu tidak bisa dihindari," ungkap Dr Ruth Loos dari Medical Research Council yang memimpin peneltian tersebut, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (2/9/2010).

Dr Ruth menambahkan, seseorang tidak harus melakukan lari marathon untuk melawan risiko kegemukan. Berjalan-jalan atau sekedar berkebun saja dapat memberikan perbedaan yang nyata dibandingkan hanya diam saja dan menyalahkan faktor genetik yang memang tidak bisa dihindari.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal PLoS Medicine edisi terbaru.

sumber:http://us.health.detik.com/read/2010/09/02/075701/1433224/766/punya-gen-gemuk-bukan-berarti-tidak-bisa-kurus?l991101755

Slim Sehat

90 % orang gagal dalam program untuk menguruskan badan. Apakah anda termasuk salah satunya???

Katakan tidak !!!


Selesaikan masalah berat badan anda sehingga 2-4 Kg selama 7 Hari secara sehat, alami, aman (selamat) dan murah. Tidak perlu senaman, tidak perlu berlapar, mudah diikuti dan dalam masa yang singkat. Kulit tetap mengencang dan semakin cantik.

Segera dapatkan bentuk tubuh yang slim sehat hanya dengan produk slim sehat kami.

Berminat silakan kirim email : slimdiet_health2@yahoo.com





Label

Live Blog Stats